Mengembangkan Sikap Sosial Anak Usia 5-6 Tahun dengan Metode Pembelajaran Kooperatif

Authors

  • Dahlia Nasution TK Negeri Pembina Tanjung Morawa

DOI:

https://doi.org/10.24114/jud.v2i1.9295

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan sikap sosial anak melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, dimana setiap siklus diadakan 2 kali pertemuan. Penelitian tindakan ini terdiri dari beberapa tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek  penelitia tindakan kelas dilakukan di kelas B yang berjumlah 18 orang di TK Negeri Pembina Tanjung Morawa yang  terdiri  9 orang anak laki-laki dan 9 orang anak perempuan. Pelaksanaan PTK dilakukan 3 bulan mulai Januari “ Maret. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Adapun indikator yang dibuat menyesuaikan diri dengan teman sejawat, menyesuaikan diri dengan teman sebaya, bersikap kooperatif dengan temannya, memahami perasaan orang lain, dan keterampilan komunikasi yang efektif. Pada Siklus I ditemukan  perkembangan sikap sosial anak yang tergolong  kurang sebanyak 16,6%, yang tergolong cukup sebanyak 33,4%, yang tergolong baik sebanyak 50%, sedangkan yang tergolong  sangat baik 0,0%. Hal ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran kooperatif dapat mengembangkan sikap sosial anak, namun masih kurang optimal. Pada Siklus II  ditemukan data bahwa perkembangan sikap sosial anak meningkat, di mana perkembangan sikap sosial anak tergolong cukup terdapat 16,6% , tergolong baik terdapat 33,4%, dan tergolong sangat baik terdapat 50%. Berdasarkan hasil temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran kooperatif dapat mengembangkan sikap sosial anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Tanjung Morawa.

Author Biography

Dahlia Nasution, TK Negeri Pembina Tanjung Morawa

TK Negeri Pembina Tanjung Morawa

Downloads

Published

2018-02-21

Issue

Section

Articles