PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PEMBELAJARAN IPA SD SEBAGAI SUMBER BELAJAR MAHASISWA PGSD FIP UNIMED

Authors

  • Fahrur Rozi Universitas Negeri Medan
  • KMS. M. Amin Fauzi Universitas Negeri Medan
  • Izwita Dewi Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.24114/jgk.v9i1.64304

Keywords:

Pengembangan, Bahan Ajar, Pembelajaran IPA SD, Etnosains, Scientific Literacy

Abstract

Berdasarkan kondisi latar belakang masalah, diperoleh beberapa poin penting: 1) Literasi sains merupakan keterampilan yang sangat diperlukan di abad ke-21, 2) Belum ada pengembangan bahan ajar IPA di SD yang berbasis Etnosains, 3) Kemampuan literasi sains mahasiswa PGSD masih rendah, 4) Perkuliahan masih berfokus pada teori dan konsep saja, dan 5) Hasil analisis kurikulum yang dilakukan oleh program studi bertujuan menghasilkan lulusan yang unggul dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi serta kearifan lokal secara nasional pada tahun 2030. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan produk dan melakukan uji coba kelayakan bahan ajar pembelajaran IPA SD berbasis Etnosains untuk meningkatkan kemampuan literasi sains mahasiswa PGSD FIP UNIMED. Penelitian ini menggunakan Model 4-D, yang meliputi empat tahap pengembangan: tahap pendefinisian (Define), tahap perencanaan (Design), tahap pengembangan (Develop), dan tahap penyebaran (Disseminate). Selain menghasilkan produk bahan ajar, penelitian ini juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa dan dosen dalam melaksanakan pembelajaran berbasis Etnosains untuk meningkatkan literasi sains. Penilaian kelayakan isi materi menunjukkan hasil sebesar 86,61% (Valid/Layak), kelayakan tampilan dan teknologi sebesar 81,50% (Valid/Layak), serta aspek kepraktisan sebesar 86,30% (Valid/Layak). Efektivitas produk, berdasarkan pre-test dan post-test, menunjukkan hasil sebesar 82,55%. Berdasarkan hasil uji kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas, bahan ajar ini sangat layak, praktis, dan efektif untuk digunakan.

Author Biographies

Fahrur Rozi, Universitas Negeri Medan

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

KMS. M. Amin Fauzi, Universitas Negeri Medan

Program Studi Pendidikan Matematika

Izwita Dewi, Universitas Negeri Medan

Program Studi Pendidikan Matematika

References

Alfiansyah, E. P. (2022). Pengembangan modul pembelajaran ipa berbasis etnosains materi zat aditif dan adiktif untuk melatih literasi sains siswa smp. UIN Fatmawati Sukarni Bengkulu.

Ansya, Y. A. (2023). Upaya Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar pada Pembelajaran IPA Menggunakan Strategi PjBL (Project-Based Learning). Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan (JIMPIAN), 3(1), 43–52. https://doi.org/10.30872/jimpian.v3i1.2225

Ansya, Y. A., & Salsabilla, T. (2024). Model Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Cahya Ghani Recovery.

Ariningtyas, A., Wardani, S., & Mahatmanti, W. (2017). Efektivitas Lembar Kerja Siswa Bermuatan Etnosains Materi Hidrolisis Garam untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMA. Journal of Innovative Science Education, 6(2), 186–196. https://journal.unnes.ac.id/sju/jise/article/view/19718

Bahriah, E. S. (2015). Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Terhadap Peningkatan Literasi Calon Guru Kimia. Prosiding: Puslitjak Balitbang Kemdikbud.

Belawati, T. (2003). Pengembangan Bahan Ajar. Pusat Penerbit UT.

DeBoer, G. E. (2000). Scientific literacy: Another look at its historical and contemporary meanings and its relationship to science education reform. Journal of Research in Science Teaching, 37(6), 582–601. https://doi.org/10.1002/1098-2736(200008)37:6<582::AID-TEA5>3.0.CO;2-L

Dian, E. S. (2022). Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Etnosains pada Materi Gerak untuk Meningkatkan Literasi Sains pada Siswa Kelas IV SD. Universitas Muhammadiyah Mataram.

Jufri, W. (2017). Belajar dan Pembelajaran Sains: Modal Dasar menjadi Guru Profesional (Bandung). Reka Cipta.

Khairul, K. (2018). Pengembangan Bahan Ajar dan Media Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. PGSD FIP UNIMED.

Khori, A., & Sunarno, W. (2018). Pendekatan etnosains dalam tinjauan fisafat. SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains, 4(2).

Manurung, I. F. U., Simanihuruk, L., & Ratno, S. (2021). Development of Electronic Publication Book (EPUB) Based on Science Multi Representation in Basic Concepts of Physics and Chemistry Courses. https://doi.org/10.2991/assehr.k.211110.186

Nofiana, M. (2017). Profil Kemampuan Literasi Sains Siswa SMP di Kota Purwokerto Ditinjau dari Aspek Konten, Proses, dan Konteks Sains. JSSH (Jurnal Sains Sosial Dan Humaniora), 1(2), 77–84. https://doi.org/10.30595/jssh.v1i2.1682

Nugraheni, D., Suyanto, S., & Harjana, T. (2017). Pengaruh siklus belajar 5e terhadap kemampuan literasi sains pada materi sistem saraf manusia. Jurnal Edukasi Biologi, 6(4), 178–188. https://journal.student.uny.ac.id/index.php/jeb/article/view/8099

Nurhairani, Nurhairani, Rozi, F., & Prawijaya, S. (2019). The Development of Problem-Based Learning Model with Scientific Literacy Approach in Elementary School. Proceedings of the 1st International Conference on Social Sciences and Interdisciplinary Studies (ICSSIS 2018). https://doi.org/10.2991/icssis-18.2019.46

OECD iLibrary, O. iLibrary. (2014). PISA 2012 Technical Report. OECD. https://doi.org/10.1787/6341a959-en

Rahmawati, F., & Atmojo, I. R. W. (2021). Analisis Media Digital Video Pembelajaran Abad 21 Menggunakan Aplikasi Canva Pada Pembelajaran IPA. Jurnal Basicedu, 5(6), 6271–6279. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1717

Ramadani, H. (2022). Pengembangan Modul Berbasis Etnosains Dalam Pembelajaran Ipa Mi Materikeanekaragaman Sumber Daya Alam Nabati Pada Suku Mandailing Kabupaten Pasaman Barat. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Setyosari, P. (2013). Metode penelitian pengembangan.

Siagian, I. R., & Tamba, R. (2023). Pengembangan Modul IPA Berbasis Etnosains Pada Materi Sumber Energi untuk Meningkatkan Literasi Siswa Sekolah Dasar. PASCAL (Journal of Physics and Science Learning), 7(2), 67–74.

Soegiranto, M. . (2010). Acuan Penulisan Bahan Ajar Dalam Bentuk Modul. Pokja Kurikulum dan Supervisi Pusat Pengembangan Madrasah Kementrian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sungkono, S. (2003). Pengembangan Bahan Ajar. Alfabeta.

Sya`ban, M. F., & Wilujeng, I. (2016). Pengembangan SSP zat dan energi berbasis keunggulan lokal untuk meningkatkan literasi sains dan kepedulian lingkungan. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 2(1), 66–75. https://doi.org/10.21831/jipi.v2i1.8369

Trianto, T. (2008). Mendesain Model Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) di Kelas. Cerdas Pustaka Publisher.

Ulfah, M., & Hidayati, S. N. (2019). Efektivitas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (Rpp) Berbasis Etnosains Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Zat Aditif. E-Jurnal Pensa, 7(1), 24–28.

Yusmar, F., & Fadilah, R. E. (2023). ANALISIS RENDAHNYA LITERASI SAINS PESERTA DIDIK INDONESIA: HASIL PISA DAN FAKTOR PENYEBAB. LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA, 13(1), 11–19. https://doi.org/10.24929/lensa.v13i1.283

Downloads

Published

2024-12-05

How to Cite

Rozi, F., Fauzi, K. M. A., & Dewi, I. (2024). PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PEMBELAJARAN IPA SD SEBAGAI SUMBER BELAJAR MAHASISWA PGSD FIP UNIMED. JGK (Jurnal Guru Kita), 9(1), 1–11. https://doi.org/10.24114/jgk.v9i1.64304

Issue

Section

Articles