Pola Hubungan Patron-Klien Nelayan Tradisional di Desa Kuala Lama Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai

Authors

  • Ilham Syahputra

DOI:

https://doi.org/10.24114/jas.v16i1.20212

Keywords:

Nelayan, Patron-Klien, Simbiosis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola hubungan patron-klien nelayan tradisional di Desa Kuala Lama Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini dilakukan melalui penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan di Desa Kuala Lama memiliki ikatan kekeluargaan yang tinggi sebagai sesama nelayan. Hal inilah yang dijadikan strategi dalam mengatasi permasalahan ekonomi yang mereka hadapi dengan cara menjalin hubungan patron-klien antara pemilik modal yang disebut toke (patron) dan nelayan sebagai klien. Hubungan yang terjadi memiliki aspek ekonomi dan sosial. Pemilik modal akan memberikan fasilitas perahu dan alat tangkap yang dapat digunakan oleh nelayan yang tidak memiliki modal tersebut dan ia berkewajiban untuk menyetorkan hasil tangkapannya sebagai bentuk bagi hasil dari hubungan mereka. Bagi nelayan yang memiliki modal sendiri, maka hubungan yang terjalin bersifat transaksional dalam pemasaran hasil tangkapan. Hubungan sosial diantara keduanya tercipta karena adanya rasa saling percaya diantara mereka yang akan terbalas dalam bentuk loyalitas nelayan kepada pemilik modal sehingga tidak ditemukan nelayan yang berpindah kepada toke lain dalam pemasaran hasil tangkapan. Hubungan yang terbentuk diantara pemilik modal dan nelayan bersifat simbiosis yang saling menguntungkan.

Downloads

Published

2020-10-09