Diskografi Musik Berbasis Digital pada Pertunjukan Uroeh Rapai Pasee
DOI:
https://doi.org/10.24114/grenek.v13i2.63587Keywords:
Diskografi Musik, Rekaman Suara Digital, Pertunjukan Uroeh Rapai Pasee, Kabupaten Aceh UtaraAbstract
Rapai Pasee merupakan sebuah seni pertunjukan perkusi tradisi berasal dari Kabupaten Aceh Utara yang dimainkan pada sebuah pertunjukan Uroeh, yaitu pertunjukan dua kelompok perkusi Rapai Pasee yang memiliki ciri khas unik pada teknik penyajian pertunjukannya, baik dari segi permainan ritme motif musik maupun sajian permainan tekniknya. Perkembangan dan pelestarian sebuah seni pertunjukan tradisi, khususnya Rapai Pasee, dapat dilakukan dengan diskografi yang merupakan upaya dalam katalogisasi rekaman suara berbasis digital dengan pengidentifikasian bentuk penyajian dalam musik tradisi yang kemudian diolah menggunakan media pengolahan rekaman musik dengan teknik live recording. Tujuan penelitian ini yaitu katalogisasi rekaman suara/musik (diskografi) secara digital terhadap pertunjukan Uroeh Rapai Pasee di Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif dengan tujuan dapat menciptakan sebuah katalogisasi rekaman suara berupa salinan diskografi musik tradisi Uroeh Rapai Pasee, dengan tahapan pelaksanaan: pra lapangan, lapangan, pengolahan data, penyajian data, dan publikasi. Hasil penelitian ini berupa diskografi musik tradisional Rapai Pasee yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pembelajaran, apresiasi, dan pelestarian seni tradisional di Aceh. Dengan pendekatan berbasis teknologi, penelitian ini diharapkan menjadi model dalam mendokumentasikan seni tradisional secara digital.References
Akhyar, Mochamad H., Setyadi, Denny I. (2019). Perancangan Konten Digital Perkembangan Musik Indonesia Era 50an (1950-1959) Sebagai Penunjang Pengembangan Situs Musem Musik Indonesia. Jurnal Sains dan Seni ITS. 9(2): F275-F281. DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j23373520.v8i2.48057
Amarlia, C., Fitri, A., Zuriada, C. (2019). Motif Untuk Pukulan Rapa’i Pasee Pada Pertunjukan Uroeh di Desa Glumpang VII Kecamatan Matangkuli Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sendratasik FKIP Universitas Syiah Kuala. Vol. 4(1): 1-8. DOI: https://jim.usk.ac.id/sendratasik/article/view/13128
Andiko, Benny., dkk. (2022). Analisis Proses Perekaman Musik Dengan Metode Digital di Sanggar Buana Banda Aceh Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Gorga: Jurnal Seni Rupa. 11(2): 538-545. DOI: https://doi.org/10.24114/gr.v11i2.38737
Aziza, Melati R., Soemardiono, Bambang. (2013). Canon, sebuah Teori Musik sebagai Tema Objek Rancang Sekolah Tinggi Seni Pertunjukan Indonesia. Jurnal Sains dan Seni Pomits. 2(2): 45-49. DOI: http://dx.doi.org/10.12962/j23373520.v1i1.3249
Denada, Berlian, dkk. (2024). Organologi Instrumen Musik Alee Tunjang. Deskovi: Art and Design Journal. 7(1). 81-88. DOI: https://doi.org/10.51804/deskovi.v7i1.16538
Fitra, Ondika Juli., Subechi Imam. (2019). Penerapan Teknik Miking Drum Pada Produksi Music Schow Televisi ‘Ruang Dengar’ dengan Konsep Panggung Senyap. Jurnal Ilmiah Produksi Siaran. 5(2): 96-104. DOI: https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/jips/article/view/53
Focusrite, F. (2022). Audio Interface Focusrite Scarlett 18i8 3rd Gen. https://focusrite.com/en/usbaudio-interface/scarlett/scarlett-18i8 (diakses pada tanggal 20 September 2024).
Ghani, Muhammad A. (2022). Perancangan Informasi Aliran Musik Horor Punk di Indonesia Melalui Media Diskografi. Skripsi. Bandung: Universitas Komputer Indonesia.
Huber, D. M., Runstein, R.E. (2017). Modern Recording Techniques. Routledge: Focal Press.
Karina, Angga E. (2014). Analisis Struktur Musik Rapa’i Pasee di Biara Timu Jambo Aye Aceh Utara Provinsi Aceh. Jurnal Lentera. 14(9): 85-92. DOI: http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/40638
Kharoris, Salma G., dkk. (2023). Penggunaan Teknik Miking XY Pada Sesi Perekaman Lagu Aduhai Indonesia Untuk Nabila Rahmat Gitar Duo di Fisella. Idea: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan. 17(1): 525-535. DOI: https://journal.isi.ac.id/index.php/IDEA
Rozak, Abdul., dkk. (2023). Kesenian Tulo-tulo: Instrumentasi dan Bentuk Musik. Jurnal Grenek: Jurnal Seni Musik. 12(2): 145-158. DOI: https://doi.org/10.24114/grenek.v12i2.49625
Sabri, dkk. (2021). Organologi Alat Musik gambang Produksi Salman Aziz di Kecamatan bangkinang
Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Sorai: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik. 14(2): 97-108. DOI:
https://doi.org/10.33153/sorai.v14i2.4455
Sandika, Dera, dkk. (2022). Bentuk dan Struktur Musik Rodat di Kabupaten Empat Lawang. Grenek: Jurnal
Seni Musik. 11(1). 27-37. DOI: https://doi.org/10.24114/grenek.v11i1.33577
Santosa Soewarlan. (2014). Membangun Perspektif: Catatan Metode Penelitian Seni. Surakarta: ISI Press.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syakhrani, Abdul Wahab., Kamil, M. Luthfi. (2022). Budaya dan kebudayaan: Tinjauan dari Berbagai Pakar, Wujud-wujud Kebudayaan, 7 Unsur Kebudayaan yang Bersifat Universal. Cross-border: 5(1): 782-791.
http://journal.iaisambas.ac.id/index.php/Cross-Border/article/view/1161
Wigati, Oki Turatula N., Mulyadi, Raden M., Nugrahanto, Widyo. (2023). Identitas Musik: Studi Netnografi Rilisan Musik di Bandung. Jurnal Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial. 7(1): 153-166. DOI: https://doi.org/10.22219/satwika.v7i1.25253
Wirandi, R., Permata, M. M. B., & Denada, B. (2020). Sistem Tata Kelola Grup Rapa’i Daboh Bungong Jeumpa Bantimoh di Kawasan Pemukiman Pasca Tsunami Aceh, Care, Kota Jantho. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 9 (2), 347-358. DOI: https://doi.org/10.24114/gr.v9i2.20659.
Zahrina, Cut. (2016). Alee tunjang (Menilik Sejarah dan Budaya dalam Kesenian Tradisional Aceh). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan: Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Abdul Rozak, Surya Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with the Grenek: Jurnal Seni Musik agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)