Tabuhan Rudat pada Arak-Arakan Keratuan Darah Putih di Desa Kuripan Kabupaten Lampung Selatan
DOI:
https://doi.org/10.24114/grenek.v13i2.56951Keywords:
Keratuan Darah Putih, Arak-Arakan Rudat, Bentuk Penyajian Musikal dan non MusikalAbstract
Penelitian ini membahas tentang bentuk penyajian Tabuhan Rudat pada Arak-Arakan Keratuan Darah Putih di Desa Kuripan Kabupaten Lampung Selatan. Tujuan dari penelitiann ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk penyajian musikal dan non musikal serta deskripsi analisis struktur Tabuhan dan syair lagu pada Arak-Arakan Rudat di Keratuan Darah Putih. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, dimana deskriptif kualitatif ini digunakan untuk mendeskripsikan fakta-fakta yang ada terkait dengan bagaimana Bentuk Penyajian Tabuhan Rudat pada Arak-Arakan Keratuan Darah Putih Desa Kuripan Kabupaten Lampung Selatan berdasakan data-data yang dikumpulkan selama proses penelitian. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara praktisi musik dan budayawan musik Arak-arakan Rudat di Keratuan Darah Putih, observasi, dan dokumentasi foto dan video serta rekaman audio yang ditranskrip ke notasi balok. Teknik analisis yang digunakan meliputi tahap reduksi data, tahap penyajian data, tahap triangulasi, tahap penarikan kesimpulan serta display data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat dua aspek penyajian dalam pertunjukan Arak-rakan Rudat di Keratuan Darah Putih di Desa Kuripan Kabupaten Lampung Selatan, yakni bentuk penyajian musikal dan bentuk penyajian non musikal. Bentuk penyajian musikal berupa instrumentasi, nama-nama tabuhan, dan transkripsi dari permainan musiknya. Bentuk penyajian non musikal meliputi tempat penyajian, pendukung, waktu, pemain, kostum pemain, dan pengeras suara. Tabuhan Rudat di Keratuan Darah Putih Desa Kuripan Kabupaten Lampung Selatan mempunyai beberapa tabuhan yang digunakan saat arak-arakan serta syair lagu yang berbahasa Arab.References
Banoe, P. (2003). Kamus Musik. Yogyakarta: Kanius.
Barnawi, E., & Hasyimkan. (2019). Alat Musik Perunggu Lampung. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Daud, A. E., Dahlan, D., & Sumardi, L. (2022). Makna dan Nilai-Nilai Yang Terkandung Dalam Pertunjukan Kesenian Alat Musik Tradisional Gendang Beleq. Grenek Music Journal, 11 (2), 40. https://doi.org/10.24114/grenek.v11i2.38691
Ediwar, Syafniati, M.Halim, & Jufri. (2022). Pelatihan Musik Talempong Pacik Pada Masyarakat Nagari Paninjauan Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Jurnal Pengabdian Mandiri, 1 (12), 2651–2658. https://bajangjournal.com/index.php/JPM/article/view/4414
Hidayatullah, R. (2022). Analisis Musik. Yogyakarta: arttex.
Karina, A. E., Widyastutieningrum, S. R., & Hirza, H. (2022). Transkripsi Musikal Pertunjukan Rapai Pasee Di Aceh Utara. Grenek Music Journal, 11 (1), 38-45. https://doi.org/10.24114/grenek.v11i1.34695
Kemdikbud. (2023) KBBI VI Daring. Diunduh https://kbbi.kemdikbud.go.id diakses pada 7 Februari 2024.
Martha, D. (2013). Martha, D., Syeilendra, S., & Marzam, M. (2013). Bentuk penyajian kompang pada pesta perkawinan dalam prosesi arak-arakan masyarakat muara jangga. Jurnal Sendratasik, 2(1), 12-21. http://ejournal.unp.ac.id/index.php/sendratasik/article/view/2249
Nugroho, Z. M. (2020). Fungsi Dan Bentuk Penyajian Mantra Dan Katambung Dalam Ritual Balian Mimbul Kuluk Metu Suku Dayak Ngaju Di Kota Palangka Raya. Jurnal Etnomusikologi, 16 (1), 1-15. https://journal.isi.ac.id/index.php/selonding/article/download/5135/2084
Prabowo, Y. D. A., Ghozali, I., & Djau, N. S. (n.d.). Bentuk Penyajian Dan Struktur Musik Tatung Pangalangok Nek Itapm Pada Perayaan Cap Go Meh. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10 (6). https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/47501
Pramadinna, A. (2018). Upaya Paguyuban Tri Tunggal Dalam Menumbuhkembangkan Seni Tari Kuda Lumping. Studi Di Desa Fajar Baru Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. http://digilib.unila.ac.id/32603/
Putra, R. E., & Utami, S. A. (2023). Bentuk Penyajian Kesenian Hadroh dalam Acara Selamatan Dimasa Pandemi oleh Kelompok Sabulussalam dalam di Kota Palembang. Journal on Education, 6(1), 4169-4180. https://doi.org/10.31004/joe.v6i1.3426
Putri Nuriani, R. (2017). Bentuk Pertunjukan Musik Pada Ade Chan Management (ACM) di Kabupaten Kendal. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.
Rusman, A. M. (2022). Rusman, A. M. (2022). Makna Filosofi Tradisi Paperahan Hubungan Tuhan, Alam, Dan Manusia. Studi pada Masyarakat Sunda Desa Sumur Kumbang, Kalianda, Lampung Selatan. http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/62705
Sandika, D., Firmansyah, F., & Putra, R. E. (2022). Bentuk dan Struktur Musik Rodat di Kabupaten Empat Lawang. Grenek Music Journal, 11 (1), 27. https://doi.org/10.24114/grenek.v11i1.33577
Sapitri, D. (2022). Nilai Pendidikan Karakter Dalam Tari Khudad Pada Arak-Arakan Keratuan Darah Putih. Skripsi. Bandar Lampung: Universitas Lampung.
Sepdwiko, D. (2021). Penyajian Musik Antar-antaran Pada Acara Pernikahan Di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya, 6 (2). https://doi.org/10.36982/jsdb.v6i2.1717
Siki, Y. C. H., & Suprapto, Y. K. (2016). Siki, Y. C., & Suprapto, Y. K. (2016). Transkripsi Musik Gong Timor Menggunakan Continous Wavelet Transform (CWT). Jurnal Energi dan Manufaktur Vol, 9(1), 33-38. https://ojs.unud.ac.id/index.php/jem/article/download/25524/16613
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wisnawa, K. (2020). Seni Musik Tradisi Nusantara. Nilacakra.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Chintyasari Chintyasari, Erizal Barnawi, Agung Hero Hernanda,

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with the Grenek: Jurnal Seni Musik agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)