Hamagoan Sasada Inang : Ritual Kematian Toping Huda-Huda Pada Penciptaan Tari
DOI:
https://doi.org/10.24114/gsts.v1i2.28248Abstract
Toping Huda-Huda merupakan salah satu ritual upacara kematian dari etnis Simalungun. Dalam penciptaan tari Hamagoan Sasada Inang, koreografer menggunakan teori Alma Hawkins. Metode penelitian yang digunakan pada metode kualitatif yang bersifat deskriptif yang mencangkup tentang penelitian yang di peroleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta menganalisis dan mendeskripsikan data. Munculnya koreografi Toping Huda-Huda dengan pola garap yang baru dan membentuk koreografi garapan baru yang berakar dari ritual Toping Huda-Huda pada masyarakat Simalungun. Kata Kunci: Ritual Kematian, Toping Huda-Huda, Koreografi Hamagoan Sasada InangReferences
Damanik, L.E. 2017. Tor-Tor Gerak Ekspresi Berpola Dan Maknanya Bagi Orang Simalungun. Simetri Institut.
Hadi, Sumandiyo. 2012. Koreografi Bentuk- Teknik Yogyakarta. Cipta Media ISI Yogyakarta.
Martozet. Koreografi . 2019. CV. Kencana Emas Sejatera .
Toping Huda-huda. 2015. Prodi Pendidikan Tari. Jurusan Sendratasik.Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Medan.
Murgiyanto, Sal. 1983. Koregrafi Pengetahuan Dasar Komposisi Tari. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright of Gestus Journal Held by the Author
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.